Tips Membeli Rumah

tips membeli rumah

Memiliki rumah pribadi selalu menjadi keinginan banyak orang, terutama jika sudah berkeluarga. Selain merasa lebih bebas berkreasi interior dan eksterior, anda juga tidak perlu merasa takut diberatkan oleh anggota keluarga yang lain.

Namun, bagaimana jika anda berpikir bahwa membeli hunian adalah hal yang sulit? Berikut ini adalah tips membeli rumah yang bisa anda pertimbangkan.

Sesuaikan Budget

budget untuk beli rumah

Perencanaan budget adalah hal yang paling uatama sebelum anda membeli sebuah hunian. Di sisi lain, budget juga yang seringkali membuat orang takut sebelum membeli rumah. Alokasikan berapa bbudget anda untuk sebuah rumah dan mulailah realistis.

Rumah dengan harga di bawah nilai milyar biasanya ada di daerah urban dengan ukuran yang tidak terlalu besar.

Saat ini, harga rumah bisa terbilang sangat fantastis. Terlebih jika anda menginginkan di daerah yang strategis dan ukurannya yang besar.

Jangan sampai hanya karena anda menginginkan hunian yang besar dan mewah, anda menjadi terus menunda-nunda untuk membelinya. Ingat, semakin lama harga rumah semakin mahal. Di tempat yang murah saat ini bisa jadi bernilai tinggi di masa depan.

Adapun harga umum dari rumah saat ini berkisar Rp 200-Rp 800 jutaan untuk tipe 36, tipe 45, tipe 54, dan tipe 60. Harganya bisa saja lebih mahal bila berada di pusat kota.

Bagaimana bila budget sudah sesuai namun style dari rumah kurang pas?

Perihal hal ini sebenarnya tak perlu dirisaukan karena style rumah dapat Anda ubah nantinya, entah ke minimalis, klasik, modern, dan sebagainya. Anda cukup mencari inspirasi desainnya, misalnya pada website dekadeko.com, lalu mulai melakukan dekorasi sesuai dengan keinginan.

Dari sisi harga juga bisa dibilang tak terlalu mahal, mungkin Anda hanya perlu mengganti cat rumah, menambah sofa, dan memperbaiki pencahayaan.

Cek Kualitas

Kualitas menjadi hal yang penting untuk anda cek sebelum membeli rumah. Hal ini meliputi kualitas bangunan dan juga latar belakang pengembang yang membangun rumah tersebut. Usahakan memilih rumah yang menggunakan bahan-bahan tepat sesuai dengan ukuran bangunan.

Contohnya, pilihan rumah yang mewah tentunya tidak menggunakan bahan bangunan yang murah.

Selain itu, cek juga siapa pengembang atau developer dari perumahan anda. Setelah mengeetahui pihak pengembang, cek kredibilitas atau portfolio pembangunan mereka selama ini.

Pengembang yang terkenal biasanya mematok harga yang lebih mahal, namun hal itu lebih baik. Pengerjaan mereka biasanya lebih berkualitas, spesifikasinya unggul dan pelayanannya terpercaya.

Lokasi

lokasi rumah yang bagus

Lokasi rumah juga hal yang penting karena hal ini menyangkut akses anda ke berbagai tempat publik.

Semakin strategis, maka harga rumah biasanya akan semakin mahal. Perhatikan juga tempat publik di sekitarnya seperti rumah sakit, sekolah, pasar, dan minimarket. Keterjangkauan ini sangat anda perlukan karena menyangkut hal darurat dan pemenuhan kebutuhan anda sehari-hari.

Lingkungan Rumah

pilih lokasi sekitar yang jauh dari polusi

Tidak seperti kontrakan atau kos-kosan, rumah yang dibeli akan dihuni dalam waktu yang lama.

Untuk itu, anda perlu memastikan apakah hunian tersebut aman dari berbagai hal seperti banjir, potensi kekeringan, atau dari segi kejahatan. Perhatikan juga fasilitas yang ada di sekitar anda. Jika rumah berada di tempat yang ramai, bisa jadi anda tidak nyaman untuk beristirahat.

Selain faktor alam, ada baiknya pula memperhatikan faktor sosial yang sekiranya bagus untuk keluarga, terutama tumbuh kembang anak. Lingkungan yang cukup jauh dari tindak kriminal, salah satunya.

Legalitas

legalitas rumah

Penting untuk diketahui bahwa saat anda membeli sebuah rumah, anda harus memiliki SHM atau sertifikat hak milik, serta izin mendirikan bangunan.

Hal ini menjamin bahwa rumah yang anda tinggali nantinya akan bebas dari perkara sengketa. Cek seluruh kelengkapan dokumen sebelum membeli dan bawalah ke notaris untuk memastikan legalitasnya.

Pilihan KPR

Salah satu opsi membeli rumah adalah dengan menggunakan KPR, bahkan ada bantuan dari pemerintah berupa subsidi. Program ini biasanya dikelola oleh beberapa Bank atau perusahaan tertentu (misalnya, perumnas).

Kini banyak sekali KPR dengan bunga yang rendah. Bahkan saat anda berpenghasilan rendah pun, anda tetap bisa memiliki rumah dengan status KPR bersubsidi.

Cicilannya cukup ringan dan anda bisa memilih jalur bank mulai dari konvensional, sejahtera, maupun syariah.

Demikianlah pembahasan mengenai beberapa poin yang sebaiknya Anda cermati saat membeli rumah.

Semoga bermanfaat!